BIG 4 adalah kelompok empat firma jasa profesional dan akuntansi internasional terbesar, yang menangani mayoritas pekerjaan audit untuk perusahaan publik maupun perusahaan tertutup.

Firma big 4 adalah sebagai berikut :

  • Deloitte  Touche  Thomatsu
  • PricewaterhouseCoopers
  • Ernst & Young
  • KPMG

definisi audit

Audit adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis. Oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen, beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat dalam mengambil keputusan.

Evaluasi Informasi :

  • Objektif = Laporan Keuangan
  • Subjektif = Sistem, Laporan Lisan

Bukti-bukti Audit :

  • Kesaksian lisan (Pihak Klien)
  • Komunikasi tertulis dengan pihak luar
  • Observasi oleh auditor
  • Data elektronik dan data lain tentang transaksi

Tujuan Audit adalah mencakup pemeriksaan informasi keuangan oleh ahli yang kompeten dan independen, maka audit akan dapat meningkatkan kredibilitas informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Pengambilan keputusan oleh manajemen maupun pihak di luar organisasi dapat menggunakan informasi keuangan yang telah diaudit dengan keyakinan bahwa pada laporan keuangan tersebut tidak ada kesalahan. Jadi audit mengurangi Risiko Informasi

Sebab-sebab setiap risiko informasi

  1. Jauhnya informasi
  2. Bias dan motif pihak penyedia
  3. Data yang sangat banyak
  4. Transaksi pertukaran yang kompleks

Cara mengurangi risiko informasi :

  1. User menverifikasi informasi
  2. Pengguna berbagai risiko informasi dengan manajemen
  3. Tersedianya laporan keuangan yang telah di audit


JASA ASSURANCE

Jasa profesional independen yang meningkatkan kualitas informasi bagi para pengambil keputusan. Jasa yang disediakan. Jasa Atestasi à Dimana KAP mengeluarkan laporan yang reabilitas untuk pihak lain dibagi menjadi 5 kategori :

  1. Audit atas laporan keuangan
  2. Atesi mengenai pengendalian internal atas pelaporan keuangan
  3. Review laporan keuangan
  4. Jasa atestasi mengenai teknologi informasi
  5. Jasa atestasi lain yang dapat diterapkan pada berbagai permasalahan


JASA NON ASSURANCE

  1. Jasa akuntansi dan pembukuan
  2. Jasa pajak
  3. Jasa konsultasi manajemen
  4. Audit lingkungan
  5. Penilaian risiko kecurangan dan tindak illegal

Jenis – jenis Audit

  1. Audit Oprasional

Audit operasional Berkaitan dengan kegiatan memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti tentang efisiensi dan efektivitas kegiatan operasi entitas dalam hubungannya dengan pencapaian tujuan tertentu. Audit ini melibatkan pengkajian sistematis atas aktivitas organisasi, atau bagian dari itu, sehubungan dengan penggunaan sumber daya yang efesien dan efektif. Tujuan dari audit operasional adalah untuk menilai kinerja, mengidentifikasikan area yang perlu diperbaiki, dan mengembangkan rekomendasi.

  1. Audit Ketaatan

Audit ketaatan berkaitan dengan kegiatan memperoleh dan memeriksa bukti-bukti untuk menetapkan apakah kegiatan keuangan atau operasi suatu entitas telah sesuai dengan persyaratan ketentuan, atau peraturan tertentu.

  1. Audit Laporan Keuangan

Audit laporan keuangan berkaitan dengan kegiatan memperoleh dan mengevaluasi bukti tentang laporan-laporan entitas dengan maksud agar dapat memberikan pendapat apakah laporan-laporan tersebut telah disajikan secara wajar sesuai dengan Kriteria yang telah ditetapkan, yaitu prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum GAAP (Generally Accepted Accounting Priciples). Audit keuangan umumnya dilaksanakan oleh perusahaan atau akuntan publik independen yang harus mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum.

Jenis-jenis Auditor

  1. Akuntan Publik

Akuntan Publik adalah Melakukan fungsi pengauditan atas laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan. Pengauditan ini dilakukan pada perusahaan terbuka, yaitu perusahaan yang go public, perusahaan-perusahaan besar dan juga perusahaan kecil serta organisasi-organisasi yang tidak bertujuan mencari laba. Praktik akuntan publik harus dilakukan melalui suatu Kantor Akuntan Publik.

  1. Akuntan Pemerintah

Akuntan Pemerintah adalah akuntan profesional yang bekerja di instansi pemerintah yang tugas pokoknya melakukan pemeriksaan terhadap pertanggungjawaban keuangan yang disajikan oleh unit-unit organisasi dalam pemerintahan atau pertanggungjawaban keuangan yang ditujukan kepada pemerintah.

  1. Akuntan Intern

Akuntan Intern adalah akuntan yang bekerja dalam perusahaan yang tugas pokoknya adalah menentukan apakah kebijakan dan prosedur yang ditetapkan oleh manajemen puncak telah dipatuhi, menentukan baik atau tidaknya penjagaan terhadap aset-aset organisasi, menentukan efisiensi dan efektivitas prosedur kegiatan organisasi, serta menentukan keandalan informasi yang dihasilkan oleh berbagai bagian organisasi.